MENIGKATKAN
PRESTASI BELAJAR TENTANG ALAT TRANSPORTASI DENGAN METODE DISKUSI DAN MEDIA
GAMBAR
Deli Apriyani1, Jamilawati2, Wahyudin3
Universitas
Terbuka1,2, STAIN Majene3
Email : [email protected]
Abstrak:
Upaya peningkatkan Hasil Belajar
Siswa Kelas IV Dengan Metode Kelompok�
Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Materi Alat Transportasi
Menggunakan metode diskusi
dan Media� Gambar di SDN 06 Pulau Beringin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
meningkatkan hasil belajar siswa kelas
IV pada mata pelajaran IPS tentang alat trasportasi
menggunakan media gambar
data penelitian ini adalah siswa didik
sebanyak 15 siswa waktu penelitian dilakukan pada semester 1 tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian dilakukan selama 2 siklus. Data yang di kumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang di peroleh dari hasil tesformatif
pada setiap siklus. Sedangkan data kulitatif berapa hasil observasi
pada data persiklus pembelajaran.
Data yang di peroleh kemudian
di konsultasikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui hasil belajar siswa
hasil belajar siswa pada prasiklus hanya 6 siswa (40) yang menadpat nilai KKM. Pada siklus 1 hanya meningkat menjadi 10 siswa (67%). Pada sikuls II meningkat menjadi (100%).
Kesimpulan dari perbaikan� pembelajaran menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar
siswa kelas 1V pada pelajaran 1PS.
Kata Kunci: Hasil Belajar, Dan Media Gambar
Abstract:
Efforts
to improve Class IV Student Learning Outcomes Using the Group Method in Social
Sciences Subjects Material Transportation Equipment Using the discussion method
and �Media at SDN 06 Pulau Beringin. The
aim of this research is to improve the learning outcomes of class 1v students
in the Social Sciences subject regarding transportation equipment Using image
media, the research data included 15 students when the research was carried out
in semester 1 of the 2023/2024 academic year. The research was carried out over
2 cycles. The data collected was quantitative data and qualitative data.
Quantitative data is data obtained from the results of formal tests in each
cycle. Meanwhile, qualitative data is the results of observations on data per
learning cycle. The data obtained is then combined with success criteria to
determine student learning outcomes. Student learning outcomes in the pre-cycle
were only 6 students (40) who obtained KKM value. In cycle I it only increased
to 10 students (67%). In cycle II it increased to (100%). The conclusion of
improving learning using image media can be learning for class 1V students in
lesson 1PS.
Keywords: Learning
Outcomes, and Image Media.
����� ����
Pendahuluan
Pendidkan Nasional yang
berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa
yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri,
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk
mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan suatu sistem pendidikan
nasional sebagimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional.
Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional No 22 Tahun 2006 menetapkan bahwa Standar
Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) IPS di SD merupakan standar minimum
yang secara nasional harus dicapai oleh peserta didik dan menjadi acuan dalam
pengembangan kurikulum di setiap satuan pendidikan yang ada di Indonesia..
Berdasarkan hasil asesmen dan evaluasi awal pada mata pelajaran IPS Kelas IV SDN 06 Pulau Bering
Materi Transportasi. Hasil penilaian
menunjukkan hanya 6 dari 15 siswa yang mencapai nilai kriteria > KKM (kriteria ketuntasan minimal), sedangkan 9 siswa sisanya mencapai
kurang dari ≤ KKM. Dengan kata lain, 60% siswa yang tidak menguasai mata pelajaran. KKM SDN 06 IPS Pulau Beringin berjumlah 60.
Dilihat dari
hasil evaluasi bahwa masih banyak
siswa yang belum menguasai materi secara tuntas dan gagal mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan di dalam kelas, maka peneliti
menyarankan sebagai bentuk upaya perbaikan
melalui hasil belajar, Introduced learning improvement. Seorang siswa yang telah mampu mencapai
dan memaksimalkan.
Agus Taufik (2013:15) menyatakan bahwa pendidikan merupakan proses berkesinambungan
yang mengimplikasikan bahwa
peserta didik memiliki kemampuan-kemampuan yang
immnet(tetap ada) sebagai makhluk
sosial dan juga mengimplikasikan
bahwa manusia adalah makhluk yang selalu berintraksi dengan sesamanya,dengan alam,ide dengan tuhanya,pendidikan adalah suatu bentuk perwujudan
kebudayaan yang di namis
dan syarat perkembangan
,oleh kerna itu ,perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang seharusnya terjadi sejalan dengan perubahan budaya kehidupan.perubahan perbaikan pendidikan budaya kehidupan.perubahan dalam perbaikan pendidikan pada semua tingkat itu
perlu terus menerus di lakukan sebagai� antisipasi kepentingan masa depan.
Menurut Hadihardja
dkk,dalam buku sistem transportasi
(1997),transportasi adalah pemindahan penumpang dan barang dari satu
tempat ketempat lain.Dalam transportasi ada dua unsur yang terpenting yaitu pergerakan (movement) dan secara fisik terjadi perpindahan
tempat atas barang atau penumpang
dengan atau tanpa alat angkut
ke tempat lain.
Menurut kamuludin
(1986) dalam musa dan setiono (2012),transportasi
adalah mengangkut atau membawa suatu
barang dari suatu tempat ke
tempat lain lainya atau dengan kata lain yaitu merupakan suatu gerakan pemindahan
barang �barang atau orang dari suatu tempat ketempat
lain.
Belajar adalah suatu
proses adaptasi di sebut
juga penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progresif menurut(slameto 2003:2)belajar adalah suatu proses usaha yang di lakukan oleh seorang untuk memperoleh
suatu perubahan tingngkah laku secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamanya
dalam intaksi dengan lingkungan sekitarnya selanjutnya hasil belajar merupakan
hasil kempuan yang di miliki siswa setelah
ia menerima pengalaman belajarnya.
Menurut Hamalik(1980:23)�Media
adalah alat,Metode dan teknis yang dapat digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan
komunikasi dan intraksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah�Definisi
yang sederhana yang di kemukakan
oleh sadiman� dkk(1986:7) sebagai berikut�Media adalah segala sesuatu yang dapat di gunakan untuk menyalurkan pesan pengirim sehingga dapat merangsang pikiran perasaan,perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian dapat merangsang pikiran perasaan perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi�.
Metode
Tindakan perbaikan ini akan dilakukan dengan Penelitian
Tindakan Kelas (PTK). Menurut Raka Joni dkk. (Wardhani:2008), tujuan PTK adalah
untuk meningkatkan praktik belajar siswa, dengan tujuan akhir memungkinkan
siswa untuk mencapai nilai setinggi mungkin.��������
Dengan PTK, kesalahan dalam proses pembelajaran cepat dianalisis dan diperbaiki sehingga tidak lagi terjadi.
Jika kesalahan dapat diperbaiki, diharapkan hasil belajar siswa
dapat meningkat. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti mengkajinya melalui Penelitian Tindakan Kelas yang berjudul �Tindakan
yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas
IV IPS materi transportasi menggunakan media visual di SDN 06 Pulau
Beringin�.
Subyek penelitian ini
adalah hasil belajar siswa kelas
IV SDN 06 Pulau Bering Kabupaten
Ogan Komering Ulu Selatan yang terdiri
dari 15 siswa terdiri dari 5 laki-laki dan 10 perempuan.
Penelitian perbaikan
pembelajaran ini yang dilaksanakan di SDN 06 Pulau Beringin Kecamatan Pulau
Beringin Kabuapten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan.
Tabel 1 Jadwal
Penelitian
|
No |
Kegiatan |
Tanggal Pelaksanaan |
Materi Pelajaran |
Kelas |
Keterangan |
|
1 |
Prasiklus |
28 November 2023 |
Alat Transportasi |
IV |
Kurang |
|
2 |
Siklus I |
07 Oktober 2023 |
Alat Transportasi |
IV |
Cukup |
|
3 |
Siklus II |
28 November 2023 |
Alat Transportasi |
IV |
Baik |
Pelaksanaan Penelitian Perbaikan Pembelajaran ini dibantu
oleh Ibu Lainarwati S.Pd selaku Kepala Sekolah Tempat Praktik PKP dan Maruyah,
S.Pd selaku teman sejawat yang bertugas mengamati kegiatan pembelajaran yang
saya laksanakan untuk menyelesaikan tugas Praktik PKP.
Rancangan penelitian tindakan kelas dapat
dilihat sebagai berikut:
Tahapan Penelitian Tindakan Kelas
Hasil dan Pembahasan
Pelaksanaan
kegiatan prasiklus didalam penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan
data yang terkait dengan strategi pembelajaran, metode pembelajaran, media yang
digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan
pada kegiatan pembelajaran prasiklus merupakan metode ceramah dan penugasan
yang dijelaskan pada saat pembelajaran dilaksanakan, kendala ketika proses
pembelajaran berlangsung yaitu, siswa tidak termotivasi utuk megikuti kegiatan
pembelajaran, kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan hanya berfokus pada guru
bukan kepada siswa, karena masih banyak siswa yang belum bisa meyelesaikan
tugas yang diberikan dengan benar yang mengakibatkan rendahya hasil belajar
siswa. Adapun data hasil belajar siswa pada kegiatan prasiklus, yaitu :
Tabel 2 Hasil Belajar Prasiklus
|
No |
Nama Siswa |
KKM |
Nilai |
Keterangan |
|
|
T |
TT |
||||
|
1 |
Ahmad Naupal ilahi |
60 |
50 |
|
√ |
|
2 |
Alba Raqib |
60 |
62 |
√ |
|
|
3 |
Anjas sugestu |
60 |
55 |
|
√ |
|
4 |
Aqsa Maulana |
60 |
70 |
√ |
|
|
5 |
Asyraf zohir |
60 |
50 |
|
√ |
|
6 |
Bintang� Triwijaya |
60 |
55 |
|
√ |
|
7 |
Darry Muhadzib Zhafar |
60 |
58 |
|
√ |
|
8 |
Dendi Erlando |
60 |
65 |
√ |
|
|
9 |
Dhafita Adzkia |
60 |
59 |
|
√ |
|
10 |
Finzy Muliha |
60 |
40 |
|
√ |
|
11 |
Heriansyah |
60 |
80 |
√ |
|
|
12 |
Jufriadi Kadafa |
60 |
30 |
|
√ |
|
13 |
Mareva Ziyani |
60 |
20 |
|
√ |
|
14 |
Muhamad Hafidz |
60 |
78 |
√ |
|
|
15 |
Naufal Daffa Pramana |
60 |
85 |
√ |
|
|
Jumlah |
|
857 |
|
|
|
|
Rata-rata |
|
57 |
|
|
|
|
Tuntas |
|
|
6 |
|
|
|
Tidak Tuntas |
|
|
|
9 |
|
|
Persentase Ketuntasan Belajar |
|
|
40% |
60% |
|
Dari
hasil data di atas dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang tuntas lebih sedikit
dibandingkan dengan siswa yang tidak tuntas. Dari 15 siswa, hanya 6 siswa (40%)
yang memperoleh nilai di atas KKM, 9 siswa (60%)� belum mencapai KKM. Dengan melihat hasil
belajar pada kegiatan prasiklus tersebut, perlu adanya tindakan untuk perbaikan
dalam pembelajaran mata pelajaran IPS di Kelas IV pada materi materi yang
terkait adalah alat transportasi sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Hasil Penelitian Siklus I
Perencanaan
Pada
tahap pelaksanaan yang dilakukan pada penelitian ini berpedoman dengan
kurikulum yang digunakan, yaitu kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP)
2006, memilih standar kompetensi dan kompetensi dasar pada mata pelajaran IPS
materi yang digunakan adalah alat transportasi. Selanjutnya menyusun rencana
pelaksanaan pembelajaran yang akan dilakukan pada siklus I
Pelaksanaan
Dalam
pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus I, peneliti bertindak sebagai guru
dengan diamati oleh ibu Maruyah, S.Pd selaku teman sejawat
menggunakan lembar observasi yag telah dibuat sebelumnya. Langkah-langkah
kegiatan pembelajaran pada siklus I ini adalah :
Tabel
3 Hasil Belajar Siklus I
|
No |
Nama Siswa |
KKM |
Nilai |
Keterangan |
|
|
T |
TT |
||||
|
1 |
Ahmad Naupal ilahi
|
60 |
55 |
|
√ |
|
2 |
Alba Raqib |
60 |
67 |
√ |
|
|
3 |
Anjas sugestu |
60 |
60 |
√ |
|
|
4 |
Aqsa Maulana |
60 |
75 |
√ |
|
|
5 |
Asyraf zohir |
60 |
55 |
|
√ |
|
6 |
Bintang� Triwijaya |
60 |
60 |
√ |
|
|
7 |
Darry Muhadzib Zhafar |
60 |
63 |
√ |
|
|
8 |
Dendi Erlando |
60 |
70 |
√ |
|
|
9 |
Dhafita Adzkia |
60 |
64 |
√ |
|
|
10 |
Finzy Muliha |
60 |
45 |
|
√ |
|
11 |
Heriansyah |
60 |
85 |
√ |
|
|
12 |
Jufriadi Kadafa |
60 |
35 |
|
√ |
|
13 |
Mareva Ziyani |
60 |
25 |
|
√ |
|
14 |
Muhamd Hafidz |
60 |
83 |
√ |
|
|
15 |
���� Naufal Daffa pramana |
60 |
90 |
√ |
|
|
Jumlah |
|
932 |
|
|
|
|
Rata-rata |
|
67 |
|
|
|
|
Tuntas |
|
|
10 |
|
|
|
Tidak Tuntas |
|
|
|
5 |
|
|
Persentase Ketuntasan Belajar |
|
|
67% |
33% |
|
Dari
hasil data di atas dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang tuntas meningkat
dibandingkan dengan kegiatan prasiklus. Dari 15 siswa, 10 siswa (67%) telah
memperoleh nilai di atas KKM, 5 siswa (33%)�
belum mencapai KKM. Hal ini dikarenakan, siswa dapat termotivasi
mengikuti kegiatan pembelajaran dengan media gambar, siswa terlibat aktif dalam
pembelajaran yang menggunakan media gambar. Dikarenakan masih ada beberapa
siswa yang belum mencapai KKM, maka penelitian ini dilanjutkan pada siklus
berikutnya.
Observasi
Berdasarkan hasil pengamatan yang
dilakukan oleh ibu Maruyah, S.Pd selaku teman sejawat, hasil belajar yang dilakukan
pada kegiatan perbaikan pembelajaran siklus I meningkat dibandingkan pada
pemelajaran prasiklus, namun masih banyak terdapat beberapa hal yang perlu
diperbaiki, yaitu :
a.
Pengelolaan
waktu belum maksimal
b.
Media
gambar sabaiknnya dibuat dengan semenarik mungkin agar menarik
minat siswa untuk belajar dan mudah diingat.
c.
Masih
ada siswa yang belum fokus pada materi pembelajaranyang dilakukan.
Refleksi
Berdasarkan hasil observasi di
atas, guru melakukan refleksi diri dan memutuskan untuk mengadakan perbaikan
pada siklus II sebagai berikut :
a.
Mengelola
waktu secara efisien
b.
Meggunakan
media gambar yang sudah dikenal siswa
c.
Mengkondisikan
kelas secara kondusif sehingga semua siswa dapat fokus dengan
materi pembelajaran.
Hasil Penelitian Siklus II
Perencanaan
Setelah melakukan refleksi dan
analisis pada kegiatan pembelajaran siklus I, maka kegiatan perencanaan pada
siklus II dilakukan dengan membuat RPP perbaikan Siklus II. Tujuan perbaikan
siklus II berfokus pada :
a.
Pengelolaan
waktu secara efisien
b.
Penggunaan
media pembelajaran yang menarik dan sudah dikenal siswa
c.
Mengkondisikan
kelas yang kondusif agar siswa terfokus pada materi pembelajaran.
Pelaksanaan
Dalam
pelaksanaan perbaikan pembelajaran siklus II, peneliti bertindak sebagai guru
dengan diamati oleh ibu Maruyah, S.Pd selaku teman sejawat
menggunakan lembar observasi yag telah dibuat sebelumnya.
Langkah-langkah
kegiatan pembelajaran pada siklus II adalah :
Tabel 4 Hasil Belajar Siklus II
|
No |
Nama Siswa |
KKM |
Nilai |
Keterangan |
|
|
T |
TT |
||||
|
1 |
Ahmad Naupal Ilahi |
�� 60 |
65 |
√ |
|
|
2 |
Alba Raqib |
�� 60 |
77 |
√ |
|
|
3 |
Anjas Sugestu |
�� 60 |
70 |
√ |
|
|
4 |
Aqsa Maulana |
�� 60 |
95 |
√ |
|
|
5 |
Asyraf Zohir |
�� 60 |
75 |
√ |
|
|
6 |
Bintang Triwijaya |
�� 60 |
80 |
√ |
|
|
7 |
Darri Muhadzib Zhaffar |
�� 60 |
80 |
√ |
|
|
8 |
Dendi Erlando |
�� 60 |
90 |
√ |
|
|
9 |
Dhafita Adzkia |
�� 60 |
80 |
√ |
|
|
10 |
Finzy Muliha |
�� 60 |
61 |
√ |
|
|
11 |
Heriansyah |
�� 60 |
100 |
√ |
|
|
12 |
Jufriad Khadafa |
�� 60 |
65 |
√ |
|
|
13 |
Mareva Ziani |
�� 60 |
60 |
√ |
|
|
14 |
Muhamad Hafidz |
�� 60 |
100 |
√ |
|
|
15 |
Naufal Daffa Pramana |
�� 60 |
100 |
√ |
|
|
Jumlah |
|
1198 |
|
|
|
|
Rata-rata |
|
81 |
|
|
|
|
Tuntas |
|
|
15 |
|
|
|
Tidak Tuntas |
|
|
|
0 |
|
|
Persentase Ketuntasan Belajar |
|
|
100% |
0% |
|
Dari hasil data di atas, semua
siswa sudah banyak memperoleh nilai di atas KKM dengan nilai rata-rata
kelas 81. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan perbaikan pada siklus II ini meggunakan
media gambar pada siswa Kelas IV materi dengan alat transportasi dapat
meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tersebut peneliti dapat menyimpulkan
bahwa penelitian
ini dihentikan pada siklus ini.
Observasi
Berdasarkan hasil pengamatan yang
dilakukan oleh ibu Maruyah, S.Pd selaku teman sejawat, hasil belajar pada
kegiatan ini adalah perbaikan pembelajaran
siklus II meningkat secara signifikan, hal ini dikarenakan tujuan perbaikan pembelajaran �yang menjadi fokus perbaikan pada siklus ini
dapat tercapai dengan baik dan maksimal.
Refleksi
Berdasarkan hasil observasi yang
dilakukan oleh ibu Maruyah, S.Pd, peneliti melakukan refleksi dan menyimpulkan
bahwa pada siklus�
II ini tindakan perbaikan pembelajaran yang dilakukan
peneliti sudah berhasil dan tecapai.
Tabel 5 Hasil Belajar
Prasiklus-Siklus II
|
No |
Nama Siswa |
KKM |
Nilai |
|
|
|
Prasiklus |
Siklus I |
Siklus II |
|||
|
1 |
Ahmad Naupal ilahi |
60 |
50 |
55 |
�� 65 |
|
2 |
Alba Raqib |
60 |
62 |
67 |
�� 77 |
|
3 |
Anjas Sugestu |
60 |
55 |
60 |
�� 70 |
|
4 |
Aqsa Maulana |
60 |
70 |
75 |
�� 95 |
|
5 |
Asyraf Zohir |
60 |
50 |
55 |
�� 75 |
|
6 |
Bintang triwijaya |
60 |
55 |
60 |
�� 80 |
|
7 |
Darry muhadzib |
60 |
58 |
63 |
�� 80 |
|
8 |
Dendi Erlando |
60 |
65 |
70 |
90 |
|
9 |
Dhafita Adzkia |
60 |
59 |
64 |
80 |
|
10 |
Finzy Muliha |
60 |
40 |
45 |
61 |
|
11 |
Heriansyah |
60 |
80 |
85 |
100 |
|
12 |
Jufriad Khadafa |
60 |
30 |
35 |
65 |
|
13 |
Mareva Ziani |
60 |
20 |
25 |
60 |
|
14 |
Muhamad Hafidz |
60 |
78 |
83 |
100 |
|
15 |
Naufal Daffa Pramana |
60 |
85 |
90 |
100 |
|
Jumlah |
|
857 |
932 |
1198 |
|
|
Rata-rata |
|
57 |
67 |
81 |
|
|
Tuntas |
|
6 |
10 |
15 |
|
|
Tidak Tuntas |
|
9 |
5 |
0 |
|
|
Persentase Ketuntasan Belajar |
|
40% |
67% |
100% |
|
Dari
data di atas dapat disimpulkan bahwa, dari 15 siswa pada kegiatan pembelajaran dari prasiklus
terdapat 6 siswa yang mencapai nilai di atas KKM dengan nilai rata-rata kelas
57. Setelah dilakukan perbaikan siklus I, hasil belajar siswa dapat meningkat
menjadi 10 siswa yang mencapai nilai di atas KKM dengan nilai rata-rata kelas
67. Selanjutnya pada kegiatan perbaikan siklus II, hasil belajar siswa dapat meningkat
menjadi 15 siswa mencapai nilai di atas KKM dengan nilai rata-rata kelas 81. Untuk lebih jelasnya, peningkatan
hasil belajar siswa dari kegiatan prasiklus hingga kegiatan perbaikan siklus II
dapat dilihat pada grafik berikut :
Grafik 1. Ketuntasan Belajar Siswa dari Prasiklus,
Siklus I dan
Siklus II
Kesimpulan
Penggunaan
media gambar pada mata pelajaran IPS materi yang menggunakan
adalah alat transportasi di Kelas IV yang �meningkatkan hasil belajar siswa. Pada
kegiatan prasiklus dari 15 siswa terdapat 6 siswa yang mecapai KKM dengan nilai
rata-rata kelas 57, siklus I dapat meningkat menjadi
10 siswa dengan nilai rata-rata kelas 67 dan pada siklus II meningkat menjadi
15 siswa yang telah mendapatkan
nilai di atas KKM dengan nilai rata-rata kelas 81. Hasil dari
pengamatan siswa dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Ni dibuktikan keaktifan siswa yang meningkat, dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar
siswa kel IV SDN 06 Pulau Beringin meningkat dengan menggunakan media gambar pada
mata pelajaran IPS.
Daptar Pustaka
Safrudin, Hasibuan.A,P,G.(2017).Peningkatan
Hasil Belajar IPS Menggunakan Media Gambar Bagi Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar.
(99-109).
Muhamad, Meimaharani..J.W.T.(2017).3D
Hologram Pengenalan Alat Transportasi.(291-298).
Hadihardaja.� Joetata . (1997). Sistem transportasi .�������� Jakarta: universitas� Guru Darma.
Kamuludin,R. (1986). Ekonomi
Transportasi Jakarta:ghali Indonesia.
Huda, Miftahul. (2013). Model-model
pengaajaran dan pembelajaran .yogyakarta :pustaka belajar.
Sadiman,�� �Arif.
S. 2003. Media pendidikan ,pengertian ,pengembangan� dan�
pemanfaatanya. Jakarta:Raja Grafindo Persada.
Hamalik. (1982). Media
Pendidikan .Bandung:Alumni
Dahlia syuaib. (2012). Penelitian
tindakan kelas.palu:Edukasi Mitra Grafika.
Slameto. (2003). Belajar� dan Faktor factor yang mempengaruhinya.Jakarta:Rineka
Cipta.
Wardhani,IGK dan kuswaya
Wihardit.(2008). Penelitian tindakan kelas.jakarta:Universitas Terbuka
�