PENYULUHAN
MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK USAHA KECIL
Aswidani
Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Khairun,
Indonesia
Abstrak:
Usaha kecil
memegang peran vital dalam perekonomian Indonesia, namun sering menghadapi
tantangan dalam pengelolaan keuangan yang dapat menghambat keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen keuangan dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha kecil
dalam mengelola keuangan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui penyuluhan dan survei evaluasi terhadap 10 pelaku usaha kecil
di Kelurahan Marikurubu,
Kota Ternate. Penyuluhan terdiri
dari dua sesi yang mencakup materi teori, simulasi praktik, dan diskusi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap pentingnya laporan keuangan dan pengelolaan arus kas (80%). Seluruh peserta mampu menerapkan konsep dasar yang diajarkan, seperti menyusun anggaran sederhana dan laporan keuangan. Selain itu, terdapat motivasi yang tinggi untuk meningkatkan
pengelolaan keuangan, termasuk minat dalam penggunaan teknologi pembukuan digital.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan
berhasil meningkatkan pemahaman dan ketrampilan peserta dalam pengelolaan
keuangan. Rekomendasi ke depan adalah
menyediakan pendampingan lanjutan dan memperkenalkan teknologi pembukuan modern.
Kata Kunci: manajemen keuangan, usaha kecil, penyuluhan,
pengelolaan keuangan, arus kas
Abstract:
Small
businesses play a vital role in the Indonesian economy, but often face
challenges in financial management that can hinder business sustainability.
This study aims to evaluate the effectiveness of financial management
counseling in improving small business owners' ability to manage their
finances. The research method used was descriptive quantitative through
counseling and an evaluation survey of 10 small business owners in Marikurubu
Village, Ternate City. The counseling consisted of two sessions that included
theoretical materials, practical simulations, and discussions. The results
showed a significant increase in participants' understanding of the importance
of financial statements and cash flow management (80%). All participants were
able to apply the basic concepts taught, such as preparing simple budgets and
financial reports. In addition, there was high motivation to improve financial
management, including interest in using digital bookkeeping technology. The
conclusion of this study is that the counseling successfully improved
participants' understanding and skills in financial management. Future
recommendations are to provide follow-up mentoring and introduce modern
bookkeeping technology.
Keywords: financial management, small
business, counseling, financial management, cash flow
Pendahuluan
Usaha kecil memiliki peran yang
sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan data dari (Badan Pusat Statistik, 2024) (BPS), usaha kecil dan menengah
(UKM) berkontribusi signifikan terhadap PDB nasional dan menyediakan lapangan
kerja bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Namun, masih banyak usaha kecil
yang menghadapi kendala dalam hal pengelolaan keuangan, termasuk pengelolaan
arus kas, penyusunan laporan keuangan yang baik, serta perencanaan anggaran
yang efisien. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan
ketrampilan dalam manajemen keuangan (Yushita, 2017).
Dalam rangka mendukung usaha kecil
agar dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, maka diperlukan
kegiatan penyeluhan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan
yang dibutuhkan (Al Arif, 2024). Penyuluhan ini diharapkan dapat
membantu para pelaku usaha kecil untuk mengelola keuangan mereka secara
efektif, mengurangi resiko kebangkrutan, serta meningkatkan daya saing usaha (Anwar et al., 2024; Saraswathi et al., 2024; Sutaat
et al., 2023).
Penelitian
ini memiliki nilai kebaruan (novelty) dalam hal metode
penyuluhan yang diterapkan.
Berbeda dengan pendekatan konvensional yang cenderung satu arah, penyuluhan ini dirancang dengan
pendekatan partisipatif melalui diskusi interaktif dan simulasi penyusunan laporan keuangan secara langsung. Selain itu, penggunaan teknologi dalam bentuk aplikasi
pembukuan sederhana diperkenalkan sebagai bagian dari penyuluhan
untuk membantu pelaku usaha mengelola
keuangan secara digital dan
lebih efisien. Hal ini selaras dengan
tren global dalam adopsi teknologi digital pada sektor usaha kecil
untuk meningkatkan daya saing (Bank, 2020).
Urgensi
penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas dan ketahanan usaha kecil dalam menghadapi
tantangan ekonomi yang semakin kompleks (Irawan, 2023; Ramadhan & Nafia, 2024). Mengingat kontribusi besar usaha kecil
terhadap perekonomian nasional, kegagalan dalam mendukung sektor ini dapat
berdampak langsung pada peningkatan angka pengangguran dan penurunan pertumbuhan ekonomi (Mutiarasari, 2018; Nalini, 2021; Novitasari, 2022;
Wahab & Mahdiya, 2023). Oleh karena itu, penyuluhan
manajemen keuangan menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan usaha kecil di Indonesia (Adawiyah & Masse, 2024; Fauziyah & Dinara,
2024; Pangestuti & Suryani, 2024).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengevaluasi efektivitas
program penyuluhan manajemen
keuangan dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan pelaku usaha kecil.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam mengimplementasikan
prinsip-prinsip manajemen keuangan yang telah dipelajari, serta memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas program penyuluhan di masa depan.
Manfaat penelitian ini meliputi peningkatan kapasitas pelaku usaha kecil dalam
mengelola keuangan, yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan usaha mereka. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi
referensi bagi lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam merancang program pelatihan yang lebih efektif untuk
usaha kecil. Penelitian ini juga berkontribusi dalam memperkaya literatur akademik mengenai manajemen keuangan usaha kecil dan memberikan wawasan praktis yang dapat diadopsi oleh berbagai pihak dalam mendukung
pertumbuhan sektor ini.
Metode
Pelaksanaan
kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan mentode penyuluhan yang melibatkan
pemilik atau pengelola usaha kecil diwilayah yang telah dipilih sebagai lokasi
program. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan
penyuluhan :
Hasil dan Pembahasan
Pelaksanaan penyuluhan ini melibatkan 10 orang
pelaku usaha kecil dari berbagai sektor. Lokasi penyuluhan di kelurahan
Marikurubu, kota Ternate.� Waktu
penyuluhan disesuaikan dengan waktu peserta, dikarenakan pada siang hari
peserta masih bekerja maka penyuluhan dilaksanakan pada malam hari. Penyuluhan
dilakukan dua sesi, yaitu : sesi pertama dimulai jam 19.30 hingga 22.00 WITA,
dan sesi kedua� dilanjutkan esok hari
pada waktu yang sama. Adapun kegitan terdokumentasi pada gambar 1, dan 2
|
|
|
Gambar 1. Peserta menyimak materi
Berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh dari
hasil kuesioner pasca-penyuluhan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai
berikut:
|
|
|
Gambar 2. Penyerahan sertifikat
Kesimpulan
Penyuluhan tentang manajemen keuangan untuk usaha kecil terbukti
efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan para pelaku usaha kecil. Peserta
berhasil memahami dasar-dasar manajemen keuangan, seperti penyusunan anggaran, pengelolaan kas, serta pembuatan laporan keuangan sederhana. Selain itu, penyuluhan ini juga berhasil meningkatkan motivasi peserta untuk mengaplikasikan
pengetahuan yang diperoleh dalam usaha mereka.
Rekomendasi untuk kegiatan pengabdian selanjutnya adalah menyediakan pendampingan lanjutan guna membantu
implementasi materi yang telah dipelajari secara lebih mendalam.
Pendampingan ini dapat mencakup sesi konsultasi individual serta workshop yang lebih praktis terkait perencanaan keuangan dan penggunaan aplikasi pembukuan digital. Selain itu, disarankan untuk memperkenalkan lebih banyak teknologi dan perangkat lunak pembukuan yang ramah pengguna agar peserta lebih mudah dalam
mengadopsinya. Kolaborasi dengan lembaga keuangan dan penyedia teknologi lokal juga menjadi rekomendasi penting untuk memastikan
keberlanjutan program dan memperluas
dampaknya pada komunitas usaha kecil di berbagai daerah.
Daftar Pustaka
Adawiyah, R., & Masse, R. A. (2024). Strategi
Pengembangan Baitul Mal Wattamwil Sebagai Sumber Pembiayaan Alternatif Bagi
Usaha Mikro, Kecil Danmenengah. Journal
of Management and Innovation Entrepreneurship, 1(2), 238�247.
Al Arif, S. (2024). Pelatihan Manajemen Keuangan Syariah
Untuk UMKM Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Ekonomi Syariah Di Komunitas
Lokal. Jurnal Peradaban Masyarakat,
4(4), 164�171.
Anwar, A. I., Nagu, N., Bandang, A., Rahman, A., &
Saifuloh, N. I. (2024). Konsultasi dan Pendampingan Pengelolaan Keuangan
Digital Sederhana untuk Pelaku Usaha Mikro dan Kecil di Kabupaten Bantaeng. Celebes Journal of Community Services,
3(2), 24�32.
Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Industri Mikro dan Kecil 2023.
Bank, W. (2020). Poverty
and shared prosperity 2020: Reversals of fortune. The World Bank.
Fauziyah, H. N., & Dinara, V. (2024). Penyuluhan UMKM
pada Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, dan Industri Halal di dusun
Nagrak. Proceedings Uin Sunan Gunung
Djati Bandung, 5(2),
1�16.
Irawan, B. (2023). Program Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah
(Ukm) Dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 941�950.
Mutiarasari, A. (2018). Peran entrepreneur meningkatkan
pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran. Dinar: Jurnal Prodi Ekonomi Syariah, 1(2), 51�75.
Nalini, S. N. L. (2021). Dampak dampak covid-19 terhadap
usaha mikro, kecil dan menengah. Jesya
(Jurnal Ekonomi Dan Ekonomi Syariah), 4(1), 662�669.
Novitasari, A. T. (2022). Kontribusi Umkm Terhadap
Pertumbuhan Ekonomi Era Digitalisasi Melalui Peran Pemerintah. Journal of Applied Business & Economics
(JABE), 9(2).
Pangestuti, D. C., & Suryani, S. (2024). Penyuluhan
Manajemen Risiko Untuk Keberlanjutan Usaha Mikro Kecil Menengah. Community Development Journal: Jurnal
Pengabdian Masyarakat, 5(1),
2279�2289.
Ramadhan, A. R., & Nafia, N. (2024). Strategi Adaptasi
Pelaku Usaha Kecil Menengah (Ukm) Pada Masa Pandemi Dan Pasca Pandemi:
Universitas Gresik. Jurnal Ekonomi
Bisnis Manajemen Dan Akuntansi (JEBISMA), 2(2).
Saraswathi, I. A. A., Wahyuandari, W., Rakhmawati, H., &
Wirayudha, I. G. B. (2024). Estimasi
Keuangan Bisnis Waralaba dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di
Indonesia.
Sutaat, S., Purwaningrum, D., & Sarimaryoni, H. (2023).
Pelatihan Pengelolaan Risiko Bagi Pelaku Usaha Umkm Taman Setiabudi Banyumanik
Semarang. Lentera Pengabdian, 1(02), 146�154.
Wahab, A., & Mahdiya, I. (2023). Peran Lembaga Keuangan
Syariah terhadap Pertumbuhan UMKM dalam Revitalisasi Ekonomi Pembangunan di
Indonesia. Islamadina: Jurnal
Pemikiran Islam, 24(1),
109�124.
Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi
pengelolaan keuangan pribadi. Nominal
Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 6(1), 11�26.