ANALISIS KUALITAS PRODUK SABLON BAJU DILIHAT DARI KUALITAS PELAYANAN
DAN KUALITAS PRODUK
Muhammad Alfin Prahadi1, Dwiali Ega Fauzi2, Adrian
Rizky3, Paduloh4
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
[email protected]1,
[email protected]2,
[email protected]3
Abstrak:
Kualitas
produk mengacu pada keadaan fisik, fungsi, serta karakteristik suatu produk,
baik barang maupun jasa, berdasarkan standar mutu yang diinginkan. Dalam rangka
memenuhi dan memuaskan kebutuhan konsumen atau pelanggan, parameter kualitas
meliputi daya tahan, keandalan, ketepatan, kemudahan pengoperasian, kemudahan
reparasi produk, dan atribut produk lainnya. Informasi yang digunakan dalam
penelitian ini berasal dari sumber sekunder, yang merupakan hasil penelitian
terdahulu yang didukung oleh kerangka teori. Penggunaan sablon merupakan proses
manual yang dianggap sebagai metode pencetakan yang paling dasar. Sektor
tekstil telah berkembang sebagian besar berkat kegunaan dan efisiensi dari
jenis pencetakan ini.
Kata Kunci: Kualitas Produk, Sablon
Baju, Durabilitas
Abstract:
Product
quality refers to the physical state, function, and characteristics of a
product, both goods and services, based on desired quality standards. In order
to meet and satisfy consumer or customer needs, quality parameters include
durability, reliability, accuracy, ease of operation, ease of product repair,
and other product attributes. The information used in this study comes from
secondary sources, which are the results of previous research supported by a
theoretical framework. The use of screen printing is a manual process that is
considered the most basic printing method. The textile sector has grown largely
thanks to the usability and efficiency of this type of printing.
Keywords: Product Quality, Clothes
Screen Printing, Durability
����� ����
Pendahuluan
Kualitas
merupakan faktor fundamental yang mempengaruhi keputusan konsumen pada banyak
produk dan jasa
��
Metode
Penelitian dilakukan di Adrian sablon pada bulan
Oktober 2023, objek penelitian ini adalah konsumen Adrian sablon. Sampel
konsumen yang diambil sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan bahan penelitian
ini menggunakan random sample sampling dan pengumpulan datanya menggunakan
angket yang sudah di ujicobakan terlebih dulu. Teknik analisis data dengan ujji
T.��
Hasil dan
Pembahasan
Untuk menilai kualitas
produk yang dihasilkan dengan menggunakan kaos sablon, teknik cetak paling
dasar yang dapat dilakukan dengan tangan harus digunakan. Manufaktur tekstil
telah bergerak maju sebagian berkat efektivitas dan efisiensi metode proses
pencetakan digital. Kemajuan dalam teknologi telah semakin mendukung perkembangan
dalam bidang cetak sablon, memudahkan pelaksanaan tugas yang pada masa
sebelumnya dianggap sulit. Sebagai contoh, proses persiapan gambar yang akan
dicetak pada kaos sekarang dapat dengan mudah dilakukan melalui komputer dan
printer. Dengan beragam bahan dan peralatan cetak sablon yang kini tersedia,
ini memberikan peluang bagi siapa saja untuk terlibat dalam industri ini.
Berikut adalah pengumpulan data dari kualitas
prosduk Adrian sablon:
1.
Kualitas
dalam Pelayanan
Hasil pesebaran angkett yang di sampaikan kepada karyawan Adrian
sablon
mengenai kualitas dalam pelayanan.
Dari hasil nilai tertingginya adalah 64, nilai rendahnya 25, nilai rataratanya 27,38 nilai tengah ssebanyak 46, nilai paling sering
muncul adalah 45
dan standar deviasinya dari rata rata adalah 7,532. Hasil ini
sesuai dengan analisis kualitas dalam pelayanan yang pernah di analisis.
2.
Kualitas
Produknya
�Hasl
pesebaran
angket yang di sampaikan
kepada karyawan Adrian sablon mengenai kualitas produknya. Dari
hasil nilai tertingginya adalah 64,
nilai rendahnya 24,
nilai rataratanya
25,38 nilai tengah ssebanyak 36, nilai paling sering muncul
adalah 35
dan standar deviasinya dari rata rata adalah 7,452.
Hasil perhitungan ini sudah sesuai dengan analisis
kualitas produksi yang pernah di analisis.
3.
Kualiatas Dalam Pelayaanan dan kualitas prodduksi dari
tingkatan penjeualannya
Hasil
pesebaran
angkett
yang di sampaikan
kepada karyawan Adrian sablon mengenai kualitas dalam pelayanan. Dari
hasil nilai tertingginya adalah 76,
nilai rendahnya 54,
nilai rataratanya
37,38 nilai tengah ssebanyak 46, nilai paling sering
muncul adalah 45
dan standar deviasinya dari ratarata adalah 8,532.
Hasil perhitungan ini sudah sesuai dengan analisis
kualitas tingkat penjualan yang pernah di analisis.
Kesimpulan
Kesimpulan dari hasil penelitian analisis kualitas
produk sablon baju bertempat di ujung harapan, Bekasi dengan studi kasus Adrian
sablon baju yang dimana data hasil penelitianya sebagai berikut:
A.
Dari hasil analisis kualitas dalam pelayanan di
peroleh dengan hasil 1,375, Kualitas Produk sebesar
1,353, ini
terbukti bahwa kualitas dalam pelayanan dan produknya punya pengaruh dalam
penjuaalan.
B.
Dari
hasil pengujian T di peroleh data variable kualitas pelayanannya dengan hasil
5,822.sedangkan tabael sebsesar 2000 mka di tolak sehingga ada pengaruh yang
jelas antara kualitas� pelayaanannya
terhaadap kualitas penjualaanya. Ini terbuktinya ternyata yang emyatakan pengaruh
kualitas pelayanannya kepada karyawan Adrian sablon benar adanya.
C.
Dari
hasil pengujian T yang dipeoleh thiitung untuk kualitas produknya sebesar 5,223
kalau ttabel sebesar 3000 maka yang di tolak dan itu juga berpengaruh dalam
kualitas produk dalam tingkat penjualan, ini terbukti kalau pengaruh penjualan
produk terbukti betul dan benar.� ��
Daptar Pustaka
Tajul
Arifin M, Aini Mahbubah N, Jufriyanto M. Peningkatan Kualitas Sablon Kaos dengan Menggunakan Metode
Seven tools of Quality: Studi Kasus di Workshop sablon Thinkthinggs.co. Juni.
10(1):724-732.
Chairani
Y, Suhada S, Hardinata JT. Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan
Konsumen Berbelanja Baju Polos dan Sablon Digital di Toko Cititex Cabang Kota
Pematangsiantar. TIN: Terapan Informatika Nusantara. 2022;2(10):615-621.
doi:10.47065/tin.v2i10.1373
Rinta
Suhardi A, Ichsani S. PENGENDALIAN KUALITAS DALAM PROSES PRODUKSI PERCETAKAN
SABLON PADA KAOS OBLONG DI FLOAD SP. Vol 2.; 2019.
ANALYSIS
OF REVERSE SUPPLY CHAIN PERFORMANCE IN BEEF INDUSTRY WITH THE SUPPLY CHAIN
OPERATION REFERENCE METHOD. Jurnal Teknologi Industri Pertanian. Published
online December 2020:329-337. doi:10.24961/j.tek.ind.pert.2020.30.3.329
Ekonomi
J, Akuntansi M&, Aripin MS, Adji S, Santoso E. PENERBITAN ARTIKEL MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE
SEVENTOOLS SEBAGAI ALAT UNTUK MENGURANGI PRODUK CACAT PADA PERUSAHAAN TANTEKA
SABLON PONOROGO. Published online 2019.
Ekonomi
J, Akuntansi M&, Aripin MS, Adji S, Santoso E. PENERBITAN ARTIKEL MAHASISWA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE
SEVENTOOLS SEBAGAI ALAT UNTUK MENGURANGI PRODUK CACAT PADA PERUSAHAAN TANTEKA
SABLON PONOROGO. Published online 2019.
Rahman
D, Sardanto R. Strategi Inovasi Sablon Shift Untuk Meningkatkan Daya Saing
Pasca Covid-19 Di Industri Sablon Kaos.
SUKENDAR,
IRWAN. 2008. ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CETAK BUKU DENGAN
MENGGUNAKAN SEVEN TOOLS PADA PT. .XYZ. JURNAL UNIVERSITAS SULTAN AGUNG
SEMARANG.
ALMA,
H. B. (2016). MANAJEMEN PEMASARAN DAN PEMASARAN JASA. ALFABETA , 2016.
YAMIT,
ZULIAN, (2002). MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI. YOGYAKARTA: EKONISI