Pentingnya
Logo/Brand Dalam Membangun Branding Pada Umkm di Cikarang Utara
Universitas Pelita Bangsa
[email protected]1,
[email protected]2, [email protected]3, [email protected]4,
[email protected]5, [email protected]6
Abstrak:
Saat meluncurkan sebuah UMKM,
branding UMKM sangat penting. UMKM dapat meningkatkan penjualan dan menarik
pelanggan dengan merek sendiri. Dengan membuat website untuk UMKM, membuat
platform media sosial, dan memberikan logo yang bermakna, branding UMKM memungkinkan
UMKM untuk dikenal oleh masyarakat umum. Tujuannya agar penjual memiliki merek
atau merek sendiri, dan dengan logo produk yang dijual, mereka juga dapat
dikenal oleh masyarakat umum. Oleh karena itu, logo sangat signifikan dalam
UMKM. Agar UMKM Peyek Mamah Gotik memaksimalkan penjualan dan memperkenalkan
produknya, maka diperlukan untuk membuat media sosial UMKM, website UMKM,
menghasilkan konten untuk UMKM, dan pembuatan logo untuk UMKM.
Kata Kunci: Peran Logo, Branding, UMKM
Abstract:
When launching an MSME, MSME
branding is very important. MSMEs can increase sales and attract customers by
branding themselves. By creating a website for MSMEs, creating a social media
platform, and providing a meaningful logo, MSME branding allows MSMEs to be
recognized by the general public. The goal is for the seller to have their own
brand or brand, and with the logo of the products sold, they can also be
recognized by the general public. Therefore, logos are very significant in
MSMEs. In order for Peyek Mamah Gotik MSMEs to maximize sales and introduce
their products, it is necessary to create MSME social media, MSME websites,
generate content for MSMEs, and create logos for MSMEs.
Keywords:
�The Role of Logo, Branding, and MSMEs.
����� ����
Pendahuluan
Pada
era sekarang ini branding UMKM dan strategi pemasaran memberikan dampak yang
baik untuk para pemula UMKM yang ingin membangun usaha kecil-kecilan (Nugraha
& Andarini, 2023). Salah satunya UMKM yang
ada di Kelurahan Wangunharja ini dapat memberikan potensi bagi kalangan UMKM.
UMKM dapat memaksimalkan penjualan dan memperkenalkan produknya secara luas
dengan cara membranding hasil produknya sendiri (Ainun,
Maming, & Wahida, 2023). Dengan adanya branding
UMKM ini dapat memperluas pangsa pasar dan juga di dukung dengan semakin
canggihnya teknologi ini dapat membuat branding sebagai salah satu senjata
utama dalam memasarkan sebuah produk (Suwandi,
Susanti, & Nisrina, 2023).
Manfaat branding selain memperbanyak penjualan dan memperkenalkan produk pada
kalangan masyarakat juga memiliki manfaat yang lain yaitu menjangkau pangsa
pasar lebih banyak dan memperluas pasar melalui media online (Destrina,
Lukyanto, Dewanti, & Aminah, 2022).
Branding merupakan langkah awal untuk para pelaku usaha UMKM agar bisa menembus
pangsa pasar dan menjaga agar bisnis tetap eksis (Suherdi,
Hamdani, Rezky, Sari, & Syahputri, 2022),
dan para pelaku di jaman ini harus berani mencoba hal-hal baru sehingga
konsumen bisa tertarik dengan produk dari UMKM tersebut. Branding UMKM menjadi
salah satu fokus utama yang dikejar oleh para pelaku usaha, kebanyakan UMKM
mulai berjualan tanpa punya brand atau merek. Padahal adanya merek membuat
pemasaran menjadi lebih mudah dalam memasarkan produk (Wardhana,
2015). Dengan adanya brand
sangat berharga karena dalam sebuah bisnis dan mengingat peran logo sangat
penting dalam membangun brand, oleh karena itu sebuah bisnis harus mendesain
logo secara matang (Hitami,
2023), karena logo merupakan
langkah awal dari sebuah brand.
��
Metode
1. Lokasi UMKM ini dilakukan di wilayah
kelurahan Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kab.Bekasi. UMKM Peyek Mamah
Gotik ini berlokasi di Jl. abimanyu 8, RT008/RW003, Kelurahan Wangunharja,
Kecamatan Cikarang Utara, Kab. Bekasi, Provinsi Jawa Barat.
2. Kegiatan branding ini dilakukan di UMKM terkait dengan persetujuan oleh
pemilik UMKM Peyek Mamah Gotik.
3. Tahapan yang diberikan meliputi:
a. Tahap Persiapan
Tahap awal ini kami melaksanakan survey terlebih dahulu kepada UMKM Peyek
Mamah Gotik ini dan setelah itu kami melakukan pendataan dan wawancara agar
kami mengetahui apa saja yang perlu kami bantu untuk UMKM Peyek Mamah Gotik
ini. Tahap Persiapan
ini dilakukan pada tanggal 05 Januari 2024.
b. Tahap Pelaksanaan
Pada tahap ini setelah melakukan survey kami membantu UMKM Peyek Mamah
Gotik untuk membuatkan logo dan packging baru serta membuatkan akun media
sosial seperti Instagram. Pada pembuatan logo ini kami membuat sesuai dengan
permintaan oleh pemilik UMKM Peyek Mamah Gotik dimana logo tersebut menggunakan
foto asli produk UMKM. Pada Tahap Pelaksanaan ini dilakukan pada tanggal 10 Februari 2024.
c. Tahap Akhir
Pada tahap
ini kami memberikan hasil
logo kepada UMKM, mengedukasi kepada anggota UMKM Peyek Mamah Gotik bagaimana
penggunaan media sosial seperti Instagram. UMKM Peyek Mamah Gotik ini merasa
terbantu karena produk yang mereka buat memiliki pembaharuan dengan adanya
pembaharuan ini dapat menarik daya tarik para konsumen yang ingin membeli Peyek
di Mamah Gotik. Tahap Terakhir dilakukan pada tanggal 3 Maret 2024.
Hasil dan Pembahasan
Branding
Branding merupakan sebuah kegiatan yang membangun brand dan
merk, mengkomunikasikan sebuah merk untuk memperoleh brand positioning yang
kuat di pasar (Manurung & Siagian, 2021). Branding merupakan bentuk dari simbol sebuah
produk yang dilihat dari logo, warna, dan kemasan atau packaging yang merupakan
ciri khas sebuah produk (Listya & Rukiah, 2018). Kemasan bisa disebut suatu simbol yang akan
tertanam pada masyarakat contohnya seperti iklan sirup Marjan dengan konsep
kebersamaan keluarga saat berbuka puasa, hal tersebut menarik perhatian
masyarakat yang menonton iklan tersebut sehingga masyarakat banyak yang
berbondong-bondong pergi ke supermarket untuk membeli sirup Marjan tersebut.
Manfaat
Branding
Menurut (Utomo, 2017) menyebutkan bahwa sebuah brand juga mempunyai
manfaat dalam memberikan proteksi hukum terhadap segala fitur dan aspek dari
produk tersebut. Suatu brand bisa memberikan suatu aset intelektual atau hak
kepemilikan, serta memberikan perlindungan hukum kepada pemilik brand dan juga
bagi konsumen brand bisa sangat memengaruhi keputusan untuk membeli dan juga
manfaat branding yang lainnya yaitu agar suatu UMKM dapat berkembang dan dapat
dikenal oleh banyak masyarakat luas sehingga usaha UMKM tersebut dapat terjual
habis (Setiawati, 2019).
Jenis
Branding
Di Kelurahan Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara,
Kab. Bekasi terdapat UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang, yaitu UMKM
Peyek Mamah Gotik yang menjual peyek kacang. Pada UMKM Peyek Mamah Gotik ini
mereka belum memiliki logo dan packaging, oleh karena itu kami ingin membantu
membuatkan logo untuk UMKM Peyek Mamah Gotik agar produk peyek ini dapat
dikenal oleh masyarakat dan juga pembuatan logo dan packaging merupakan tahap
awal dari branding.
Dalam membuat sebuah brand atau bisnis, ada beberapa
hal yang harus direncanakan yaitu mendesain identitas pada sebuah produk
seperti logo, kemasan, signage, seragam company profile dan masih banyak lagi (Suciarto, 2018).
Logo merupakan gambaran grafis yang berbentuk
ideogram, symbol, emblem, ikon, tanda yang digunakan sebagai lambing sebuah
brand (Wahdaniah, Toni, & Ritonga, 2020). Logo merupakan atribut utama yang dapat terlihat
secara fisik. Membuat logo yang baik dan benar juga harus dapat memberikan
atribut non fisik yang merupakan usaha dari brand (visi, misi, nilai dan
budaya) (Sintakarini et al., 2023). Kemasan adalah wadah untuk produk yang meliputi
penampilan fisik wadah, termasuk warna, desain, bentuk, pelabelan, dan bahan
yang digunakan (Resmi & Wismiarsi, 2015).
UMKM Peyek Mamah Gotik ini berdiri sejak tahun 2016.
Nama brand nya sendiri merupakan nama dari yang membuat peyek dan UMKM ini� adalah usaha rumahan. Pada kegiatan pembuatan
logo pada Peyek Mamah Gotik ini dengan cara mendatangi rumah pemilik usaha
untuk mengkonsultasikan logo UMKM yang diinginkan oleh pemilik UMKM. Logo yang
dibuat disertai foto produk asli yang dimiliki oleh UMKM ini.
Desain Logo
Umkm Peyek Mamah Gotik
Gambar 1. Logo
UMKM Peyek Mamah Gotik
Logo merupakan suatu tampilan dari brand agar
konsumen dapat dengan mudah mengenali produknya. Hasibuan, Lubis and Asih, 2020
mengatakan bagaimana logo yang baik yaitu logo sebaiknya mudah terbaca,
terlihat jelas, koheren, mudah dimengerti, mudah diingat dan sederhana sehingga
mudah di kenali.
Berikut penjelasan gambar desain logo UMKM Peyek Mamah Gotik :
Pemilihan
warna dalam logo tersebut memilih warna yang gradasinya menyatu, dan pemilihan
warnanya berwarna terang agar font didalam logo kemasan tersebut terbaca dengan
jelas, terdapat juga info nomor telepon dan alamat UMKM Peyek Mamah Gotik agar
memudahkan pembeli untuk memesan dan mengetahui lokasi pembuatan peyek
tersebut.
Kesimpulan
Dalam membranding pada UMKM
diperlukan pembuatan konten pada UMKM, pembuatan media sosial UMKM, Website
UMKM dan pembuatan logo baru pada UMKM maka dari itu UMKM yang berada di
Kelurahan Wangunharja dapat memaksimalkan penjualan dan memperkenalkan produk
tersebut. Suatu brand bisa memberikan suatu asset intelektual atau hak
kepemilikan, serta memberikan perlindungan hukum kepada pemilik brand dan juga
bagi konsumen brand bisa sangat memengaruhi keputusan untuk membeli dan juga
manfaat branding yang lainnya yaitu agar suatu UMKM dapat berkembang dan dapat
dikenal oleh banyak masyarakat luas sehingga usaha UMKM tersebut dapat terjual
habis. Pada UMKM Peyek Mamah Gotik ini mereka belum memiliki logo dan packaging
oleh karena itu kami ingin membantu membuatkan logo untuk UMKM Peyek Mamah
Gotik ini agar produk peyek ini dapat dikenal oleh masyarakat dan juga
pembuatan logo dan packaging merupakan tahap awal dari branding.
Daftar
Pustaka
Ainun, Nurul, Maming, Rian, & Wahida, Altri. (2023).
Pentingnya Peran Logo Dalam Membangun Branding Pada Umkm. Jesya (Jurnal
Ekonomi Dan Ekonomi Syariah), 6(1), 674�681.
Destrina, Aulia Afra, Lukyanto, Galvin Christian, Dewanti,
Mentari Clara, & Aminah, Siti. (2022). Pentingnya Peran Logo Dalam
Membangun Branding Pada UMKM Rajutan BKL Bismo. Literasi: Jurnal Pengabdian
Masyarakat Dan Inovasi, 2(2), 1473�1478.
Hitami, Akhmad. (2023). Pentingnya peran logo dalam membangun
sebuah brand. Maliki Interdisciplinary Journal, 1(6), 384�393.
Listya, Ariefika, & Rukiah, Yayah. (2018). Visual
Branding Produk Belimbing Olahan UMKM Depok Melalui Desain Logo. Demandia:
Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, Dan Periklanan, 3(02),
199�218.
Manurung, Junita, & Siagian, Harlyn L. (2021). Membangun
brand image sebagai manajemen strategi dalam upaya meningkatkan daya saing pada
lembaga pendidikan. INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, Dan
Kebudayaan, 7(2), 365�381.
Nugraha, Eka Satya, & Andarini, Sonja. (2023).
Optimalisasi Branding UMKM Mikasi Drink Dengan Pemanfaatan Media Sosial Sebagai
Strategi Pemasaran. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 2(4).
Resmi, Nanda, & Wismiarsi, Tri. (2015). Pengaruh kemasan
dan harga pada keputusan pembelian minuman isotonik. Jurnal Manajemen Dan
Bisnis Sriwijaya, 13(1), 1�20.
Setiawati, Sri Dewi. (2019). Strategi membangun branding bagi
pelaku usaha mikro kecil menengah. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian
Kepada Masyarakat, 2(1), 125�136.
Sintakarini, Kurnia Yuli, Kurniawati, Putri, Rohman, Nabil
Abiyu, Jorger, Devi Claudia Vanessa, Bachtiar, Nadhifatul Azizah Putri, Aini,
Adistia Nurul, Putri, Arifatur Rahma, Anantha, Eric Septian, Trisnalia, Vivia
Nur Salsabila, & Budianto, Ardi Zulva. (2023). Strategi Marketing UMKM �ETES�
Melalui Digital Marketing Terhadap Penerapan Integrated Marketing Communication
(IMC). Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin, 3(2), 1�8.
Suciarto, Sentot. (2018). Pengembangan Produk, Branding
dan Pemberian Label Pada Kemasan Produk: Buku Ajar Mata Kuliah Produk Dan Merek.
Universitas Katolik Soegijapranata.
Suherdi, Devri, Hamdani, Rita, Rezky, Syarifah Fadillah,
Sari, Kartika, & Syahputri, Astri. (2022). Peningkatan Branding Pada UKM
Donat Kentang Bunda Dilla. Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas), 1(02),
111�116.
Suwandi, Andreas, Susanti, Susanti, & Nisrina, Nisrina.
(2023). Pengembangan Logo pada Produk sebagai branding UMKM di Desa Wisata
Kertarahayu. Journal of Tourism and Creativity, 7(2), 108�112.
Utomo, Ichsan Widi. (2017). Pengaruh Brand Image, Brand
Awareness, dan Brand Trust Terhadap Brand Loyalty Pelanggan Online Shopping
(Studi Kasus Karyawan Di BSI Pemuda). Jurnal Komunikasi, 8(1).
Wahdaniah, Infra, Toni, Ahmad, & Ritonga, Rajab. (2020).
Makna Logo Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Warta
Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 3(01), 67�74.
Wardhana, Aditya. (2015). Strategi digital marketing dan
Implikasinya pada Keunggulan Bersaing UKM di Indonesia. Seminar Nasional
Keuangan Dan Bisnis IV, 4.