Etty
Zuliawati Zed1. Elmawati2, Ananda Fauziah S3,
Reni Dwi Safitri4, Shinshina Hurin�ina R5, Zakiah
Nursyaidah6
Universitas
Pelita Bangsa
[email protected]1,
[email protected]2, [email protected]3,
[email protected]4, [email protected]5,
[email protected]6
Abstrak:
Usaha kecil menegah merupakan
tulang punggung perekonomian di banyak negara di seluruh dunia. Mereka berperan
sebagai penggerak utama dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi tingkat pengangguran,
serta mendistribusikan pendapatan secara lebih merata. Tujuan dilakukan
Pengabdian kepada Masyarat Desa Harjamekar ini untuk meningkatkan daya saing bisnis,
meningkatkan kualitas produk dan layanan pelaku usaha kecil menengah. Metode yang
digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif dengan studi literature atau
Library Research. Tujuannya adalah untuk menganalisis perbandingan teori-teori yang
ada dengan teori-teori sebelumnya pada literature hasil penelitian. Berdasarkan
literarur review yang dilakukan pada
hasil dan pembahasan maka pada artikel ini dapat dismpulkan bahwa: Pelatihan manajemen
dapat membantu pelaku usaha kecil menengah meningkatkan kemampuan
manajerialnya, meningkatkan daya saing bisnis, meningkatkan kualitas produk dan
layanan, meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis, serta membuka peluang
baru dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kata Kunci: Manajemen, Usaha Kecil Menegah, Ekonomi.
Abstract:
Small and medium businesses are the
backbone of the economy in many countries around the world. They act as the
main driver in creating jobs, reducing the unemployment rate, and distributing
income more evenly. The aim of this service to the Harjamekar Village Community
is to increase business competitiveness, improve the quality of products and
services for small and medium businesses. The method used in this article is a
qualitative method with literature study or Library Research. The aim is to
analyze the comparison of existing theories with previous theories in the
research literature. Based on the literature review carried out on the results
and discussion, this article can conclude that: Management training can help
small and medium businesses improve their managerial abilities, increase
business competitiveness, improve product and service quality, increase
business efficiency and effectiveness, and open up new opportunities. and can
encourage economic growth.
Keywords:
�Management,
Small and Medium Enterprises, Economics.
����� ����
Pendahuluan
Pengembangan
ekonomi suatu negara sangat bergantung pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM)
(Halim,
2020). UKM memiliki peran yang krusial
dalam memacu pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan
pendapatan masyarakat (Ernayani,
Rakhmawati, Leuhery, Sari, & Djaniar, 2023).
Namun, UKM sering menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya pengetahuan
dan keterampilan manajerial yang diperlukan untuk menjalankan bisnis dengan
efisien dan berkelanjutan (El
Hasan, Al Farisi, & Ferdinand, 2023).
Oleh karena itu, pelatihan manajemen usaha kecil dan menengah menjadi suatu kebutuhan
mendesak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan (Putrie,
Arifuddin, Ni�amah, Putri, & Iffah, 2023).
UKM
merupakan tulang punggung perekonomian di banyak negara di seluruh dunia (Ihza,
2020). Mereka berperan sebagai penggerak
utama dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi tingkat pengangguran, serta mendistribusikan
pendapatan secara lebih merata (Rambe,
Ramadhani, & Akmala, 2024).
Selain itu, UKM juga berkontribusi pada diversifikasi ekonomi dengan
menciptakan beragam produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan lokal maupun global
(Vinatra,
2023). Namun, potensi penuh UKM belum
dapat terwujud karena berbagai hambatan, seperti manajemen yang lemah, akses terbatas
ke pasar dan modal, serta kurangnya pengetahuan tentang praktik bisnis yang baik
(Budiarto
et al., 2018).
Pelatihan
manajemen usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi hal yang krusial untuk
mengatasi kendala yang dihadapi oleh UKM (Suryani,
2018). Dengan peningkatan
pengetahuan dan keterampilan manajerial, para pemilik UKM dapat mengelola
bisnis mereka dengan lebih efisien, mengambil keputusan yang tepat,
mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan menghadapi persaingan pasar yang
semakin ketat (Adwi,
Pratama, Mulyadi, Paluala, & Efendi, 2023).
Pelatihan manajemen ini juga membantu dalam perencanaan strategis, pemasaran,
manajemen keuangan, dan inovasi produk, yang semuanya berperan penting dalam
menggerakkan pertumbuhan ekonomi (Sutrisno,
Suryono, & Said, 2016). Dalam berbisnis para
pelaku usaha kecil menengah perlu adanya pelatihan sebagai bentuk penguatan bisnis
agar bisnis bisa berjalan secara keberlanjutan (Hardana
& Damisa, 2022).
UKM
sering menghadapi sejumlah tantangan yang membatasi pertumbuhan mereka (Sinuhaji
& Ibrahim, 2024). Beberapa di antaranya
termasuk akses terbatas ke pembiayaan, pasar yang terbatas, regulasi yang
kompleks, serta masalah manajemen internal seperti kurangnya pemahaman tentang
manajemen risiko, perencanaan bisnis, dan penggunaan teknologi informasi (Radiansyah
et al., 2023). Untuk mengatasi tantangan
ini, pelatihan manajemen yang berfokus pada solusi praktis dan strategi yang relevan
bagi UKM sangat diperlukan (Mariam
& Ramli, 2023).
Pelatihan
manajemen UKM memiliki dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan
meningkatnya kompetensi manajerial, UKM dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi
operasional, dan daya saing mereka. Ini pada gilirannya akan menghasilkan
peningkatan produksi, pendapatan, dan ekspansi bisnis. Selain itu, UKM yang
sukses juga mampu menciptakan peluang baru, memperluas pasar mereka, dan mendukung
pertumbuhan industri terkait.
Dalam
upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pelatihan manajemen
usaha kecil dan menengah (UKM) menjadi sebuah langkah yang penting. Dengan meningkatnya
pengetahuan dan keterampilan manajerial di kalangan pemilik UKM, kita dapat menciptakan
lingkungan bisnis yang lebih sehat, mendukung inovasi, dan mendorong
pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, investasi dalam pelatihan
manajemen UKM adalah investasi yang sangat berharga dalam masa depan ekonomi yang
lebih kuat dan berkelanjutan.
��
Metode
1.
Kegiatan
Pelatihan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Harjamekar dan
UKM desa Harjamekar.
2.
Tim
yang terlibat dalam kegiatan ini adalah kesekertariatan Desa Harjamekar,
masyarakat yang terlibat dalam pelaku UKM.
3.
Materi
yang diberikan meliputi :
a.
Manajemen
Usaha Kecil
b.
Strategi
Pengembangan Usaha
c.
Dengan
bahan tayangan berupa Power Point
d.
Peserta
yang mengikuti pelatihan ini terdiri dari sekitar 20 orang, di mana para
peserta berprofesi sebagai pengusaha pengolahan makanan (Home Industry)
seperti:
a) Usaha seblak Prasmanan
b) Usaha akar kelapa ( kue
perocot )
c) Sambal cumi
d) Usaha Brownis Chips
e) Usaha berbahan dasar
Pisang (Keripik pisang, Pisang Berbalut cokelat)
f) Usaha kue bawang/Arisah
Hasil dan Pembahasan
Kegiatan
pelatihan mengenai Manajemen Usaha Kecil dan Pengembangan Usaha, dilaksanakan
di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Desa Harjamekar.
Pelatihan dimulai dari tanggal 10 Februari 2024 sampai tanggal 24 Februari
2024, bertempat di Balai Desa Harjamekar. Jadwal acara pelatihan dilaksanakan
dengan urutan sebagai berikut:
1. Pembukaan,
2. Penyampaian
materi kewirausahaan, manajemen Usaha, inovasi dan kreasi, Permodalan Usaha,
dan pengembangan usaha perkoperasian.
Berdasarkan
pelaksanaan pelatihan, tampak bahwa tingkat antusiasme peserta untuk mengikuti
seluruh jalannya acara pelatihan dari mulai pembukaan hingga penutupan, terlihat
sangat baik. Mereka tampak sungguh-sungguh menyimak penyampaian materi dengan
baik. Juga cukup aktif untuk menanyakan materi yang dirasakan perlu pendalaman
dan penjelasan tambahan, jika ditanya juga merespon dengan baik.
Dokumentasi
Pelaksanaan:
Kesimpulan
Dengan mengikuti pelatihan
manajemen Usaha Kecil dan
Pengembangan usaha, maka para
peserta dapat memahami cara mengelola usahanya
dari sisi manajemen produk dan produksi,
manajemen pemasaran khususnya masalah
penggunaan social media sebagai salah
satu alat promosi yang bisa cukup efektif
dengan pengelolaan yang baik, pengelolaan keuangan khususnya soal pencatatan keuangan yang terpisah dari keuangan pribadi dan keluarga, manajemen sumberdaya manusia khususnya meningkatkan keterampilan dan kemampuan SDM. Disamping itu juga peserta dapat
memahami langkah-langkah yang bisa
dilakukan pelaku UKM dalam
pengembangan usaha, mulai dari menganalisis peluang usaha, memahami bentuk-bentuk strategi pengembangan
yang bisa dipilih, mulai dari
strategi diversifikasi, diferensiasi,
integrasi, focus, maupun strategi pengembangan
secara umum. Dengan demikian peserta
secara bertahap dapat memperbaiki
cara pengelolaan usahanya sehingga
tidak hanya bergantung
Daftar Pustaka
Adwi, Adwi, Pratama, Muhammad Faried, Mulyadi, Dwi
Zulkifar, Paluala, Kusman, & Efendi, Khaerul. (2023). Pelatihan
Keterampilan Soft Skills Dan Kepemimpinan Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja
Umkm Di Kota Kendari. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian
Masyarakat, 4(6), 13756�13762.
Budiarto, Rachmawan, Putero, Susetyo Hario, Suyatna, Hempri,
Astuti, Puji, Saptoadi, Harwin, Ridwan, M. Munif, & Susilo, Bambang.
(2018). Pengembangan UMKM antara konseptual dan pengalaman praktis. Ugm
Press.
El Hasan, Sawqi Saad, Al Farisi, Muhammad Salman, &
Ferdinand, Novingky. (2023). Optimalisasi Potensi dan Peningkatan Daya Saing
UMKM Cileungsi Melalui Program Pengabdian Masyarakat. Jabdimas: Jurnal
Pengabdian Masyarakat, 1(1), 8�13.
Ernayani, Rihfenti, Rakhmawati, Eni, Leuhery, Ferdy, Sari,
Sarni Handayani Puspita, & Djaniar, Upik. (2023). Pelatihan Manajemen Usaha
Kecil dan Menengah (UKM) untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi. Community
Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 8393�8397.
Halim, Abdul. (2020). Pengaruh pertumbuhan usaha mikro, kecil
dan menengah terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten mamuju. GROWTH Jurnal
Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(2), 157�172.
Hardana, Ali, & Damisa, Arti. (2022). Pelatihan Manajemen
Usaha Dalam Meningkatkan Usaha UMKM Kuliner. Medani: Jurnal Pengabdian
Masyarakat, 1(1), 16�22.
Ihza, Khofifah Nur. (2020). Dampak Covid-19 Terhadap Usaha
Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM)(Studi Kasus Umkm Ikhwa Comp Desa Watesprojo,
Kemlagi, Mojokerto). Jurnal Inovasi Penelitian, 1(7), 1325�1330.
Mariam, Siti, & Ramli, Abdul Haeba. (2023). Pelatihan Dan
Pendampingan Membangun Praktik Digital Marketing Unggul Untuk Peningkatan
Pemasaran UMKM Di Kota Jakarta Barat. Indonesian Collaboration Journal of
Community Services, 3(4), 379�390.
Putrie, Rena Augia, Arifuddin, Arifuddin, Ni�amah, Miftaku,
Putri, Safridha Kemala, & Iffah, Nur. (2023). Pengembangan Program
Pelatihan Keterampilan Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Dalam Meningkatkan
Perekonomian Lokal. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian
Masyarakat, 4(4), 7554�7560.
Radiansyah, Adrian, Baroroh, Niswah, Fatmah, Fatmah, Hulu,
Dalizanolo, Syamil, Ahmad, Siswanto, Agus, Violin, Vivid, Purnomo, Ika Cahyo,
& Nugroho, Fithriawan. (2023). MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN: Teori &
Studi Kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Rambe, Riswan, Ramadhani, Gita, & Akmala, Tri Fia.
(2024). PERAN UMKM DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DAN KESEJAHTERAAN
MASYARAKAT. Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 3(3),
81�90.
Sinuhaji, Tri Nanda Rayani, & Ibrahim, Hendra. (2024).
Tantangan Pengembangan Jaringan Pasokan Global Bagi Usaha Kecil, Mikro Dan
Menengah (UMKM). Wawasan: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan,
2(2), 52�57.
Suryani, Susie. (2018). Analisis Pengembangan Usaha Mikro
Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bengkalis-Riau. Jurnal Ekonomi KIAT,
29(1), 1�10.
Sutrisno, Dadan, Suryono, Agus, & Said, Abdullah. (2016).
Perencanaan strategis sektor usaha mikro dalam mengatasi permasalahan pemasaran
(studi di dinas koperasi, usaha kecil menengah, perindustrian dan perdagangan
Kota Batu). WACANA, Jurnal Sosial Dan Humaniora, 19(2).
Vinatra, Satriaji. (2023). Peran Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) dalam Kesejahteraan Perekonomian Negara dan Masyarakat. Jurnal
Akuntan Publik, 1(3), 1�8.