Penurunan Kadar Fe dengan Adsorben Arang Aktif dari Gambut Fibrik Teraktivasi NaCl
DOI:
https://doi.org/10.58344/jig.v2i7.122Keywords:
arang aktif, gambut fibrik, penjerapan Fe, waktu kontak, adsorpsi isotermAbstract
Air sumur merupakan salah satu sumber air yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari, terutama di daerah pedesaan yang belum teraliri air bersih secara langsung. Air sumur atau air tanah umumnya terkandung zat pencemar salah satunya ion besi (Fe). Jika melebihi baku mutu dapat menyebabkan kekeruhan, korosi dan dapat menggangu kesehatan. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengatasi masalah kandungan besi dalam air sumur adalah adsorpsi menggunakan arang aktif. Arang aktif pada penelitian ini berbahan dasar gambut fibrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu kontak optimum, kapasitas adsorpsi arang aktif dalam penjerapan besi (Fe) dan menentukan model adsorpsi isoterm yang tepat pada penelitian ini. Variasi yang digunakan yaitu waktu kontak 10, 20, 30, 40, dan 50 menit dengan arang aktif yang digunakan 5 gram, dikontakkan dengan sampel air sumur sebanyak 100 ml. Waktu kontak arang aktif dengan sampel air sumur optimum yang didapat dari penelitian ini ada pada waktu ke-50 menit dengan persentase adsorpsi 95.16% dan kapasitas adsorpsi 0,0881 mg Fe/gram arang aktif. Model adsorpsi isoterm yang sesuai pada penelitian ini adalah adsorpsi isoterm Langmuir dengan nilai koefisien determinan 0.969.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Crisensia Ekaristi Pontoh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id




