Pendidikan Ips Dalam Mempersiapkan Siswa Menghadapi Tantangan Sosial Dan Ekonomi Di Masa Depan

Authors

  • Ghania Azzahra Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Nanda Vinolia Pratama Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Zahra Nur Azizah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Ahmad Ruslan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Purnama Syae Purrohman Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v3i2.283

Keywords:

ilmu sosial, globalisasi, pendidikan, strategi pembelajaran, modal sosial

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan bidang studi yang memadukan ilmu-ilmu sosial dan humaniora untuk membentuk warga negara yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1970an, IPS meliputi geografi, sejarah, sosiologi dan ekonomi dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam masyarakat multikultural dan global. Namun pendidikan IPS seringkali dianggap kurang penting dibandingkan sains sehingga menimbulkan tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa. Di era globalisasi, pendidikan IPS harus beradaptasi dengan strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif, kolaborasi dan berpikir kritis. Pembelajaran yang efektif memperkuat modal sosial, keterampilan interpersonal, dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan sosial. Artikel ini menyoroti pentingnya peran guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik untuk mengubah pandangan negatif tentang IPS, sekaligus membekali siswa dengan kompetensi sosial yang relevan untuk kemajuan bangsa.

Author Biographies

Ahmad Ruslan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan bidang studi yang memadukan ilmu-ilmu sosial dan humaniora untuk membentuk warga negara yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1970an, IPS meliputi geografi, sejarah, sosiologi dan ekonomi dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam masyarakat multikultural dan global. Namun pendidikan IPS seringkali dianggap kurang penting dibandingkan sains sehingga menimbulkan tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa.

Di era globalisasi, pendidikan IPS harus beradaptasi dengan strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif, kolaborasi dan berpikir kritis. Pembelajaran yang efektif memperkuat modal sosial, keterampilan interpersonal, dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan sosial. Artikel ini menyoroti pentingnya peran guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik untuk mengubah pandangan negatif tentang IPS, sekaligus membekali siswa dengan kompetensi sosial yang relevan untuk kemajuan bangsa.

Purnama Syae Purrohman, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan bidang studi yang memadukan ilmu-ilmu sosial dan humaniora untuk membentuk warga negara yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1970an, IPS meliputi geografi, sejarah, sosiologi dan ekonomi dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam masyarakat multikultural dan global. Namun pendidikan IPS seringkali dianggap kurang penting dibandingkan sains sehingga menimbulkan tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat siswa.

Di era globalisasi, pendidikan IPS harus beradaptasi dengan strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif, kolaborasi dan berpikir kritis. Pembelajaran yang efektif memperkuat modal sosial, keterampilan interpersonal, dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan sosial. Artikel ini menyoroti pentingnya peran guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik untuk mengubah pandangan negatif tentang IPS, sekaligus membekali siswa dengan kompetensi sosial yang relevan untuk kemajuan bangsa.

Downloads

Published

2025-03-03