Hubungan Waktu Kedatangan Pasien Luka Bakar Sedang di IGD terhadap Kadar Leukosit dan Persentase Neutrofil sebagai Prediktor Infeksi Akut

Authors

  • I Irene Harmany Universitas Kristen Indonesia
  • Syahrudi Syahrudi Waluyo Jati General Public Hospital, Kraksaan

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v3i4.328

Keywords:

Luka Bakar, Waktu Kedatangan, Leukosit, Neutrofil, Infeksi

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu trauma yang membutuhkan penanganan segera, sehingga waktu menjadi salah satu penentu keberhasilan penanganan. Luka bakar dapat menyebabkan kelainan metabolik dan inflamasi yang menjadi predisposisi komplikasi setelahnya. Infeksi adalah penyebab mortalitas yang paling sering. Parameter terjadinya infeksi dilihat melalui hasil pemeriksaan laboratorium, yaitu kadar leukosit dan persentase neutrofil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu kedatangan pasien di IGD terhadap kenaikan kadar leukosit dan persentase neutrofil sebagai prediktor infeksi akut pasca trauma bakar. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medis periode 2014-2018, melihat waktu kedatangan pasien yang dikelompokkan menjadi < 8 jam, 8-24 jam atau >24 jam terhadap kadar leukosit dan persentase neutrofil yang normal atau meningkat. Didapatkan bahwa terdapat hubungan antara waktu kedatangan pasien dengan peningkatan kadar leukosit (p<0.05) dan persentase neutrofil (p<0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin cepat pasien datang ke IGD pasca trauma bakar akan menurunkan terjadinya komplikasi berupa infeksi.

Downloads

Published

2025-05-12