Pemikiran G.H.A Juynboll Tentang Hadis

Authors

  • Asri Bp Sunu Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama
  • Dhani Ahmad Sulaeman Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama
  • Lukman Al Paris Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama
  • Moh Syahrul Arifin Muhtadi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama
  • Moh Mu’jizat Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v3i6.355

Keywords:

Kajian Hadis, Pemikiran juynboll

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran G.H.A. Juynboll, seorang orientalis terkemuka, dalam kajian hadis, khususnya terkait teori common link. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada dinamika studi hadis di kalangan sarjana Barat yang terbagi menjadi kelompok skeptis dan non-skeptis, dengan Juynboll dianggap sebagai tokoh middle ground. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis paradigma Juynboll mengenai otentisitas hadis dan mengkaji penerapan teori common link dalam menelusuri asal-usul hadis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan analisis isi dan historis-filologis, mengkaji karya-karya Juynboll serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Juynboll, meskipun banyak mengadopsi teori Joseph Schacht, tidak sepenuhnya skeptis. Ia masih mengakui kemungkinan adanya hadis otentik yang berasal dari Nabi, meskipun jumlahnya sangat terbatas. Teori common link digunakan untuk mengidentifikasi perawi awal yang bertanggung jawab atas penyebaran hadis, yang umumnya berasal dari generasi tabi'in muda. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan studi hadis, khususnya dalam konteks kritik historis, serta menjadi referensi bagi peneliti lain yang ingin mengeksplorasi pendekatan orientalis dalam kajian hadis.

Downloads

Published

2025-06-26