Gambaran Gangguan Pola Tidur Sleep Deprivation Terhadap Kualitas Sperma Tikus (Rattus Norvegicus) Dengan Multiple Platform Method

Authors

  • Alexander James Monoarfa Universitas Sam Ratulangi
  • Lydia Estelina Naomi Tendean Universitas Sam Ratulangi
  • Trina Ekawati Tallei Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v4i1.491

Keywords:

sleep disorder, Multiple Platform Method, sperm quality

Abstract

Kualitas sperma merupakan salah satu parameter penting dalam menilai tingkat fertilitas pria. Salah satu faktor yang semakin diperhatikan dalam memengaruhi kualitas sperma adalah gangguan pola tidur yang dapat memengaruhi proses spermatogenesis melalui mekanisme seperti stres oksidatif, disregulasi hormonal, dan gangguan ritme sirkadian. Penggunaan Multiple Platform Method (MPM) pada tikus memungkinkan peneliti untuk menginduksi gangguan tidur secara terkontrol dan mengamati dampaknya terhadap kualitas sperma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan pola tidur sleep deprivation terhadap kualitas sperma tikus dengan Multiple Platform Method. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental menggunakan tikus (Rattus norvegicus) jantan strain Wistar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan gangguan pola tidur sleep deprivation menggunakan MPM. Sperma diambil dari kauda epididimis dan dianalisis menggunakan mikroskop cahaya untuk menilai motilitas, konsentrasi, dan morfologi berdasarkan pedoman pemeriksaan sperma WHO. Hasil penelitian ini terdapat Gangguan pola tidur sleep deprivation dengan Multiple Platform Method pada kelompok perlakuan menunjukkan penurunan motilitas progresif, konsentrasi, dan proporsi morfologi normal sperma tikus. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu gangguan pola tidur memberikan gambaran perubahan pada seluruh parameter kualitas sperma yang diperiksa, ditandai dengan penurunan motilitas, konsentrasi, dan morfologi normal

Downloads

Published

2026-01-19