Gambaran Efikasi Diri pada Anak Usia 6-8 Tahun di Komunitas Children See Children Do (CSCD) Kota Kupang

Authors

  • Meylson Adipapa Nassa Universitas Nusa Cendana
  • Mernon Y. C. Mage Universitas Nusa Cendana
  • Helga J. N. Ndun Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v4i6.545

Keywords:

efikasi diri, anak usia 6-8 tahun, cscd

Abstract

Lingkungan yang penuh tekanan, penolakan, atau minim validasi dapat menimbulkan perasaan rendah diri, kecemasan, dan masalah perilaku pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efikasi diri pada anak usia 6–8 tahun di komunitas Children See Children Do (CSCD) Kota Kupang. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dengan melibatkan 9 partisipan yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa partisipan secara keseluruhan memiliki dua identifikasi efikasi diri yaitu efikasi diri rendah dan tinggi. Secara keseluruhan, partisipan CSCD memiliki kemauan dan semangat belajar untuk mengembangkan diri dalam lingkungan CSCD.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa gambaran efikasi diri pada anak usia 6-8 tahun di komunitas CSCD Kota Kupang berada dalam fase perkembangan yang positif dan progresif, di mana komunitas CSCD efektif berfungsi sebagai ruang pembelajaran alternatif yang mengintegrasikan keempat sumber efikasi diri Bandura dalam aktivitas sehari-hari. Dimensi magnitude menunjukkan anak mampu melakukan perhitungan risiko realistis, dimensi generality membuktikan transfer efikasi diri dari lingkungan komunitas ke sekolah formal dan rumah, serta dimensi strength mendemonstrasikan resiliensi emosional yang sehat dalam menghadapi tantangan. Komunitas CSCD perlu memastikan, melakukan pengkajian, dan mengevaluasi program secara berkala dengan fokus pada partisipasi anak untuk meningkatkan kapasitas diri menjadi individu yang interaktif dan komunikatif.

Downloads

Published

2026-06-22