Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana
DOI:
https://doi.org/10.58344/jig.v4i6.546Keywords:
efikasi diri, resiliensi, mahasiswa tingkat akhirAbstract
Masa remaja merupakan periode transisi kritis yang tidak hanya mencakup pertumbuhan fisik, tetapi juga mencerminkan proses menuju kematangan secara mental, emosional, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir di FKM Universitas Nusa Cendana. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain uji hipotesis. Teknik pengambilan sampel menggunakan tabel Krejcie dan Morgan dengan jumlah sampel 148 mahasiswa tingkat akhir FKM Universitas Nusa Cendana yang sedang menyusun skripsi. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala efikasi diri dan skala resiliensi. Analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara efikasi diri terhadap resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir. Selain itu nilai R² sebesar 0,405, artinya bahwa efikasi diri memberikan pengaruh atau kontribusi efektif sebesar 40,5% terhadap resiliensi sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lainnya. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak fakultas mengembangkan program pelatihan peningkatan efikasi diri dan resiliensi bagi mahasiswa tingkat akhir.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adelheid Elfensiana Luron, Mernon Yerlinda C. Mage, Zerlinda Christine Aldira Sanam, Noorce Christiani Berek

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id




