Penerapan Failure Mode Effect Analysis Dalam Evaluasi Efektivitas Sistem Manajemen Keselamatan (ISM Code) di KM. Bunga Melati 51
DOI:
https://doi.org/10.58344/jig.v4i6.553Keywords:
failure mode effect analysis (fmea), procedures, ism codeAbstract
Sistem Manajemen Keselamatan (Safety Management System/SMS) yang mengacu pada ISM Code merupakan standar internasional yang bertujuan untuk memastikan keselamatan kapal, awak kapal, dan perlindungan lingkungan maritim. Namun dalam penerapannya masih terdapat kemungkinan terjadi kegagalan yang dapat mempengaruhi efektivitas sistem, khususnya pada kapal general cargo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kegagalan yang dapat terjadi, menentukan prioritas risiko pada setiap mode kegagalan, dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas sistem. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui pengamatan langsung di kapal, wawancara dengan beberapa awak kapal, serta analisis dokumen keselamatan dalam lima tahun terakhir. Metode FMEA diterapkan untuk menilai tingkat risiko pada setiap kegagalan berdasarkan nilai severity, occurrence, dan detection sehingga menghasilkan risk priority number (RPN). Hasil penelitian memperoleh 7 potential failure mode dengan dua mode kegagalan tertinggi yaitu ranking 1 awak kapal tidak mematuhi SOP keselamatan dengan nilai RPN 280 dan ranking 2 sistem navigasi tidak berfungsi optimal dengan nilai RPN 225. Melalui pendekatan corrective, preventive, dan predictive maintenance diketahui rekomendasi perbaikan berupa peningkatan kesadaran akan budaya keselamatan kepada seluruh awak kapal dan perusahaan pelayaran sesuai sistem manajemen keselamatan (ISM Code).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hyan Arga Thohir Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id




