Hubungan Antara Self Efficacy dengan Kecemasan Bertanding pada Atlet Futsal di Kota Kupang

Authors

  • Sofyan Fajar Yahya Universitas Nusa Cendana
  • Dinah Ch. Lerik Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v4i7.556

Keywords:

Self Efficacy, Kecemasan Bertanding, Atlet Futsal, Psikologi Olahraga, Kota Kupang

Abstract

Kecemasan bertanding merupakan salah satu faktor psikologis yang sering dialami atlet dan dapat mempengaruhi performa saat pertandingan, sementara self efficacy atau keyakinan terhadap kemampuan diri berperan penting dalam membantu atlet menghadapi tekanan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan kecemasan bertanding pada atlet futsal di Kota Kupang, serta menganalisis perbedaan tingkat self efficacy dan kecemasan bertanding antara atlet laki-laki dan perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling, melibatkan 137 responden yang dipilih dari 210 atlet Turnamen Hecking Cup 3. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala ordinal yang mengukur self efficacy berdasarkan dimensi level, generality, dan strength, serta kecemasan bertanding melalui gejala fisik dan gejala psikis. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, dan uji Chi Square melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas atlet memiliki self efficacy kategori tinggi (80,4%) dan kecemasan bertanding pada kategori sedang (60,1%). Uji hipotesis menghasilkan nilai sig. 0,00 < 0,05 yang mengkonfirmasi adanya hubungan signifikan antara self efficacy dengan kecemasan bertanding, dengan arah hubungan negatif, artinya semakin tinggi self efficacy atlet maka semakin rendah kecemasan bertanding yang dialaminya. Temuan ini menegaskan bahwa self efficacy merupakan faktor psikologis penting yang berperan dalam membantu atlet mengendalikan kecemasan saat menghadapi situasi kompetitif.

Downloads

Published

2026-07-02