Work Family Conflict pada Guru Perempuan di SMA Negeri 1 Taebenu
DOI:
https://doi.org/10.58344/jig.v4i7.560Keywords:
work family conflict, time based conflict, strain based conflict, guru perempuan, peran ganda, behavior based-conflictAbstract
Work family conflict adalah dua arah dimana tuntutan pekerjaan mengganggu tuntutan keluarga atau tanggung jawab misalnya tanggung jawab keluarga terganggu dengan tanggung jawab yang berhubungan dengan pekerjaan yang menciptakan beberapa hasil yang tidak diinginkan sepertistres, kesehatan yang buruk, conflict yang berhubungan dengan pekerjaan, ketidak hadiran dan turnover. Penelitian ini bertujuan mengetahui work family conflict pada guru perempuan di SMA Negeri 1 Taebenu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengambilan partisipan menggunakan purposive sampling dengan jumlah partisipan 5 orang yang dimana memenuhi kriteria yaitu guru perempuan yang masih aktif dan sudah mengajar selama 2 tahun, sudah berkeluarga serta menikah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa guru perempuan mengalami work family conflik yang signifikan karena tuntutan peran ganda sebagai guru dan ibu rumah tangga. Factor-faktor yang mempengaruhi work family conflik meliputi: tuntutan pekerjaan misalnya jam kerja yang panjang, tugas yang berat,dan tekanan untuk mencapai target, tuntutan keluarga misalnya peran sebagai ibu rumah tangga, mengurus anak, dan mengelola rumah tangga, dan kurangnya dukungan dari suami, keluarga dan sekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wandi Titus Besneo, R. Pasifikus Ch. Wijaya, Shela C. Pello, M. Dinah Ch. Lerik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id




