Bus Trans Jatim Sebagai Inovasi Transportasi Publik Regional di Jawa Timur: Analisis Kapasitas Kebijakan, Nilai Publik, dan Kolaborasi Multi-Aktor
DOI:
https://doi.org/10.58344/jig.v4i7.563Keywords:
transportasi publik regional, kapasitas kebijakan, nilai publik, tata kelola kolaboratif, inovasi pelayanan publikAbstract
Bus Trans Jatim merupakan inovasi tata kelola transportasi publik regional yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan aksesibilitas, keterjangkauan, dan konektivitas mobilitas antarkabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis Bus Trans Jatim sebagai inovasi tata kelola transportasi publik melalui perspektif policy capacity, public value, dan collaborative governance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan memanfaatkan data dokumentasi, laporan resmi pemerintah, serta berbagai literatur akademik yang relevan. Analisis dilakukan secara deduktif dengan mengkaji kapasitas kebijakan, penciptaan nilai publik, tata kelola kolaboratif, difusi inovasi, dan narasi kebijakan dalam penyelenggaraan Bus Trans Jatim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bus Trans Jatim berhasil meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan transportasi publik regional serta memperoleh tingkat adopsi masyarakat yang tinggi. Keberhasilan tersebut didukung oleh kapasitas kebijakan yang relatif memadai, karakteristik inovasi yang memberikan keunggulan relatif bagi pengguna, serta kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, operator transportasi, dan masyarakat. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas operasional, integrasi first-mile dan last-mile, serta kebutuhan penguatan tata kelola transportasi regional yang lebih adaptif dan terintegrasi. Secara teoretis, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh aspek operasional, tetapi juga oleh interaksi antara kapasitas kebijakan, penciptaan nilai publik, dan tata kelola kolaboratif. Oleh karena itu, penguatan policy capacity, adaptive governance, dan kelembagaan transportasi regional menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan inovasi transportasi publik di Jawa Timur.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tri Angga Deni Istianto, Ardiyansah, Weni Rosdiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/deed.id




