Studi Dampak Lingkungan dari Penerapan Sistem Land Application pada Pengelolaan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit PT X Tahun 2025

Authors

  • Adha Wahyu Purwanto Universitas Ivet
  • Nely Zulfa Universitas Ivet
  • Rizal Ichsan Syah Putra Universitas Ivet

DOI:

https://doi.org/10.58344/jig.v4i10.628

Keywords:

land application, pome, dampak lingkungan, kesuburan tanah, kualitas air

Abstract

Limbah cair pabrik kelapa sawit berpotensi mencemari lingkungan, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai sumber hara melalui sistem land application apabila pengolahan dan pengawasannya memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik efluen, kondisi tanah, kualitas air tanah dan air permukaan, serta kelayakan lingkungan sistem land application PT X di Kabupaten Kutai Timur pada 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan desain observasional. Sebanyak 42 sampel dipilih secara purposif, meliputi 18 sampel tanah, delapan air tanah, empat air permukaan, dan 12 efluen. Parameter fisika dan kimia dianalisis di laboratorium, kemudian dibandingkan antarlokasi dan dengan baku mutu terkait. Hasil menunjukkan seluruh sampel efluen memenuhi persyaratan BOD₅ dan pH, dengan rerata BOD₅ 1.837,46 mg/L. Rerata pH tanah dalam rorak mencapai 7,28 dibandingkan 4,29 pada kontrol, disertai ketersediaan fosfor, kalium, dan kejenuhan basa yang lebih tinggi. Temuan tersebut mengindikasikan pemanfaatan hara yang terlokalisasi. BOD₅ dan COD sungai memenuhi baku mutu, tetapi ditemukan penyimpangan pada oksigen terlarut, amonia, klorin bebas, dan pH. BOD₅ air tanah tidak memperlihatkan peningkatan konsisten di hilir, sementara data logam semester kedua memerlukan verifikasi. Disimpulkan bahwa land application berpotensi mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan, dengan kelayakan lingkungan bersyarat pada validasi data, pengendalian dosis, pemeliharaan rorak, serta pemantauan kualitas lingkungan secara berkala untuk memastikan keamanan operasional jangka panjang.

Downloads

Published

2026-10-26